(1)
Hari ini, apakah dunia tunduk padamu?
Apakah dunia tunduk
pada inginmu?
Jika kita bicara
tentang realitas kehidupan, apakah itu berarti kita terlalu kaku untuk memaknai
sebuah perjalanan? Sedang kata orang perjalanan hanya sekedar kita melewati
hari-hari yang tidak diharapkanpun pasti akan datang.
Apa yang mudah
dari sebuah perjalanan kehidupan? Tidak ada.
Bahkan saat bersantai
sekalipun selalu ada pikiran mengenai kekhawatiran, padahal belum tentu datang.
Tidak ada yang mudah, sebab kesulitan yang pasti datang adalah teka-teki tidak
terencana yang perlu dipecahkan.
Kemudian,
apakah teka-teki ini yang bisa dengan mudah kita cari jawabannya tanpa perlu
melawan dunia? Langit tak selalu biru, jalan tak selalu rata, kadang kita
berjalan diatas batu-batu tajam dengan kaki telanjang. Dengan harapan yang
mulai retak, dengan cahaya yang tidak lagi menyala.
Kamu pasti
banyak mendengar tentang dunia yang keras, tapi bukan berarti tanpa arti. Katanya
mendewasakan, katanya membuat tangguh, membentukmu menjadi kuat dan tidak mudah
rapuh. Tapi, apakah tanpa air mata? Apakah tanpa pura-pura?
Kamu tau, dunia
ini batu.
Lebih batu dari
isi kepalamu yang seringkali membuat ide gila sendiri. Keras kepalamu tak akan
bisa melawannya. Bisa saja kamu punya prinsip, tapi apakah dunia paham bahwa
prinsipmu yang pasti membawamu menaklukkan dunia dan isinya?
Tapi, hiduplah.
Jangan jadi
pahlawan, jangan pula jadi pecundang.
Hiduplah sebagai
tokoh yang kadang membawa cahaya, kadang yang mematikannya pula.
selamat ulang tahun, cerita ini bersambung.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar