Rabu, 27 Agustus 2014

Menengok Pacitan, sebentar saja.

Ke Pacitan dan hanya sempat ke dua pantai saja rasanya kurang 'nendang'. Meskipun begitu setiap desiran angin laut yang menyentuh kulit sangat dinikmati, dengan syukur. Nanti ketika tak ada waktu yang mengikat lagi dan mata-mata yang haus surga Sang Pencipta di dunia, pasti ke kota kecil ini lagi. 

Pantai Banyu Tibo.
Akses yang cukup sulit apalagi menggunakan mobil karena jalan yang terjal dan sempit. Tapi sungguh pantainya tidak mengecewakan. Ada aliran sungai kecil yang airnya berasal dari mata air di pegunungan kemudian jatuh langsung ke pasir pantai, semacam air terjun di tepi pantai yang airnya mengarah langsung ke laut.
Di tepi tebing kita bisa melihat laut lepas, tanpa batas, dengan sangat jelas. Baru pertama kali melihat pantai dengan tipe seperti ini. View dari dataran tinggi, aliran air di sungai, air terjun, laut lepas.









Karang di tepi pantai mirip ukiran di kayu, sangat detail dan luar biasa cantik. Jika biasanya kita melihat di kayu sekarang ukiran ada di karang-karang tinggi nan kokoh. Di ukir langsung oleh alam, oleh Maha Pencipta.

Air tawar dari aliran sungai yang langsung menuju ke pasir pantai dan mengalir ke laut.





Mata air dari pegunungan yang membentuk muara kecil dan jatuh ke pantai menjadi air terjun.

Selasa, 20 Mei 2014


Senja telah mengenal kamu, waktu itu. Bersama ingatan mengucapkan salam ketika air menggambarkan paras teduhmu. Ah, ini bukan surga sebab disampingku kau tak ada.

Bersama, selalu ada senyum bahagia bagaimanapun keadaannya.
#PWS #BarapaMeraUIN #cepir #ike #septi #ulfia #agel #olga #yeyen #lia #leni #sufi

Kamis, 20 Maret 2014

KOTAK - "Inspirasi Sahabat" (Acoustic Version)


Cinta istimewa tak hanya pada manusia saja.
#boots #red

Semoga wajah kami tidak mirip. Amin.
#doakhusyuk

Cukup!

Aku tak mau basah.
Aku tak mau tenggelam dalam keluh yang menyedihkan, tenggelam pada rindu yang menyakitkan.
Bagaimana bisa aku merelakan cinta dikotori oleh mata yang memandang dengan hina, padahal jelas ada cinta istimewa yang diikhlaskan.
Aku tak mau dingin.
Duduk sendirian menghangatkan badan, sedang kamu menghangatkan hati lain yang tak pernah basah dan kedinginan.
Aku memberi secukupnya, meminta secukupnya pula.

Minggu menjelang Senin.

Setengah mati, aku berusaha tidak merindukan yang tidak seharusnya. Kemana arahnya nanti, aku tidak bisa mengira-ngira. Hanya saja aku terla...